Get Adobe Flash player
My Profile
Kontak Person
Kampus : 0254-200323
Ahmad Taptajani :087772222492
H.S. Suhaedi:
08128480814/087772835497
Hidayatullah :
08128232181/087771699222
Gunakan email : pionirbanten2013@gmail.com
Untuk sementara dan seterusnya
Pencarian

Polling

    Apa Browser Favorit Anda?

    Internet Explorer
    Mozilla Firefox
    Google Chrome
    Opera

    Lihat Hasil Poling

Statistik User
283076
Pengunjung hari ini : 216
Total pengunjung : 54409
Hits hari ini : 2040
Pengunjung Online : 2
Banner
Shoutbox


Nama :
Website :
Pesan :

Sekilas Info
  • - website resmi Pionir 2013 di IAIN SMH Banten www.iainbanten2013.com

  • - Pionir 2013 di selenggarakan di kampus IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Diposting oleh : sayehu Kategori: INFORMASI - Dibaca: 14092 kali

I. PENDAHULUAN

 

  1. A.      Latar Belakang

 

Tingkat persaingan sumber daya manusia (SDM) di pasar kerja nasional dan internasional terus meningkat seiring dengan peningkatan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi baru pada berbagai bidang usaha, serta kebutuhan tingkat profesionalisme (knowledge, hard skill, soft skill) yang semakin tinggi.

 

 Sesuai dengan visi “meningkatnya mutu lulusan, dosen, mahasiswa dan budaya akademik Perguruan Tinggi Agama Islam Indonesia” DIKTIS Kementerian Agama Republik Indonesia merumuskan kebijakan dan pembinaan kepada mahasiswa agar mampu menjadi manusia Indonesia yang bermutu dan kompetitif. Salah satu usaha pembinaan tersebut adalah melalui kompetisi debat Bahasa Inggris State Islamic Higher Education English Debating Championship (SIHEEDC) dan State Islamic Higher Education Arabic Debating Championship (SIHEADC) PTAIN se-Indonesia.

 

Debat bahasa Inggris sudah menjadi kebutuhan dunia akademik mahasiswa. Tuntutan kompetensi penguasaan pengetahuan global menjadi salah satu alasan mengapa debat bahasa Inggris perlu menjadi bagian akademik mahasiswa. Di saat negara-negara berkembang mewajibkan muatan debat bahasa Inggris ke dalam kurikulum pendidikan mereka, Indonesia perlu terus menjadikan debat bahasa Inggris sebagai bagian kajian akademik, dalam bentuk apapun.

 

Debat bahasa Inggris menuntut mahasiswa tidak hanya mampu mengungkapkan ide dalam bahasa Inggris, tetapi juga menuntut mahasiswa mampu menguasai pengetahuan global, menganalisis, membuat judgement, dan meyakinkan publik. Di dalam debat bahasa Inggris, mahasiswa akan dihadapkan persoalan-persoalan nyata yang dihadapi suatu masyarakat atau bangsa. Mahasiswa harus mampu berposisi dan meyakinkan publik bahwa posisi mereka benar dan tepat. Oleh karena itu, debat bahasa Inggris merupakan media yang tepat dalam melatih kemampuan negosiasi dan argumentasi mahasiswa dalam skala internasional. Sudah tepat jika institusi pendidikan di Indonesia melaksanakan lomba debat bahasa Inggris antar mahasiswa dalam rangka internalisasi semangat kompetisi positif yang bermuatan tuntutan kemampuan komunikasi dan argumentasi.

 

  1. B.  Tujuan

 

1)      Meningkatkan daya saing lulusan perguruan tinggi melalui media debat ilmiah, meningkatkan kemampuan bahasa Inggris lisan, dan menciptakan iklim kompetitif.

2)      Meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk berpikir kritis dan analitis, sehingga mahasiswa mampu bersaing di tingkat nasional maupun international.

3)      Mengembangkan kemampuan mahasiswa untuk menyampaikan pendapat secara logis dan sistematis.

 

  1. C.  Sasaran

Sasaran perlombaan ini adalah semua mahasiswa aktif S1 di PTAIN se-Indonesia.

 

II. SISTEM LOMBA

Sistem yang digunakan dalam SIHEEDC  dan SIHEADC adalah sistem British Parliamentary (BP) dimana dalam 1 chamber (ruangan) terdiri dari 4 (empat) tim yang bertanding, kemudian dewan juri menentukan peringkat 1,2,3 dan 4 dalam ruangan tersebut. Masing-masing peringkat mendapatkan victory point sebagai berikut :

  • Peringkat 1 = 3 VP
  • Peringkat 2 = 2 VP
  • Peringkat 3 = 1 VP
  • Peringkat 4 = 0 VP

 Sistem ini digunakan dalam World University Debating Championship (WUDC) atau Lomba debat bahasa Asing tingkat dunia. Sistem perlombaan adalah sebagai berikut:

 

  1. Preliminary Rounds. Ini merupakan babak penyisihan. Hanya terdapat 1 babak        penyisihan dalam SIHEEDC dan SIHEADC PTAIN kali ini dengan perkiraan jumlah tim  54 tim. Dari 54 tim akan diundi untuk menentukan 4 tim yang bertemu dalam 1 Chamber (ruangan). Kemudian peringkat 1 dalam sebuah chamber akan dipastikan lolos ke babak Quarter final sedangkan peringkat ke 2 dalam sebuah chamber akan diakumulasikan dengan team score untuk menemukan peringkat 2 terbaik yang akan mengisi quota 16 tim dibabak Quarter Final.
  2. Quarter Final Rounds. Babak ini merupakan babak perempat final. Dalam   babak ini, terdapat 16 tim yang berdebat di empat ruang debat. 2 (dua) tim           terbaik di masing-masing ruang akan maju ke babak berikutnya.
  3. Semifinal Rounds. Babak ini mempertemukan 8 tim terbaik yang terbagi dalam        dua ruang debat. 2 (dua) tim terbaik dari masing-masing ruang akan maju ke          babak selanjutnya.
  4. Grand Final Round. Babak ini merupakan babak puncak yang          mempertemukan 4 (empat)  tim terbaik. Dari babak ini, akan dipilih            Juara 1, 2,        dan 3.

    

III. PESERTA

 

A. Persyaratan

  1. Peserta SIHEEDC dan SIHEADC adalah Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Peserta adalah mahasiswa aktif dalam program S1 PTAIN se-Indonesia.
  3. Satu tim terdiri atas 2 (dua) debaters.
  4. Debater wajib mengikuti seminar on debating. Pertemuan teknis antar tim peserta.
  5. Anggota tim tidak boleh diganti dengan alasan apapun.
  6. Anggota tim masih berstatus mahasiswa aktif S1 dengan batas usia maksimum 27 tahun.

 

 

 

B. Pendaftaran

  1. Pendaftaran dilakukan di kantor panitia SIHEEDC dan SIHEADC di IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
  2. PTAIN berhak mengirim delegasinya sebanyak 2 (dua) yang terdiri atas 4 (empat) orang mahasiswa, 1 (satu) tim untuk Bahasa Inggris dan 1 (satu) tim untuk Bahasa Arab dengan menunjukkan surat tugas dan surat pernyataan resmi dari pimpinan Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan.

 

IV. PENJURIAN

 

A. Adjudicator/Dewan Juri

Adjudicator di SIHEEDC dan SIHEADC terdiri atas Chief of Adjudicator (CA), Deputy Chief of Adjudicator (DCA), dan Invited Adjudicator. 

  1. Chief of Adjudicator (CA) adalah ketua adjudicator yang dipilih oleh Panitia.
  2. Deputy Chief of Adjudicator (DCA) adalah wakil CA yang dipilih oleh CA atas persetujuan Panitia.
  3. Invited Adjudicators adalah adjudicator yang dipilih oleh Penitia penyelenggara atas dasar kompetensi dalam debat bahasa Inggris atau pengalaman menjadi adjudicators.

 

B. Mekanisme Penilaian

  1. Penilaian ditentukan berdasarkan aturan dalam sistem BP (British Parliamentary);
  2. Penilaian terdiri atas penilaian tim dan individu;
  3. Penilaian tim harus berdasarkan pada ketentuan berikut:

 

Grade

Mark

Meaning

A

180-200

Excellent to flawless. The standard you would expect to see from a team at the Semi Final / Grand Final level of the tournament. The team has much strength and few, if any, weaknesses.

B

160-179

Above average to very good. The standard you would expect to see from a team at the finals level or in contention to make to the finals. The team has clear strengths and some minor weaknesses.

C

140-159

 

Average. The team has strengths and weaknesses in roughly equal proportions.

D

120-139

 

Poor to below average. The team has clear problems and some minor strengths.

E

100-119

 

Very poor. The team has fundamental weaknesses and few, if any, strengths.

 

 

 

4. Penilaian individu harus berdasar pada ketentuan berikut;

 

 

 

A

86-100

 

Excellent to flawless. The standard of speech you would expect to see from a speaker at the Semi Final / Grand Final level of the tournament. This speaker has much strength and few, if any, weaknesses.

 

B

75-85

 

Above average to very good. The standard you would expect to see from a speaker at the finals level or in contention to make to the finals. This speaker has clear strengths and some minor weaknesses.

 

C

70-74

 

Average. The speaker has strengths and weaknesses and roughly equal proportions.

 

D

60-69

 

Poor to below average. The team has clear problems and some minor strength.

 

E

50-59

 

Very poor. This speaker has fundamental weaknesses and few, if any, strengths.

 

 

V. SUSUNAN ACARA DAN JADWAL KEGIATAN

 

A. Acara dalam SIHEEDC dan SIHEADC PTAIN se-Indonesia adalah sebagai berikut:

  1. Upacara Pembukaan.
  2. Seminar on Debating. Merupakan pertemuan teknis antar tim peserta. Materi seminar adalah penjelasan system dan strategi perlombaan.
  3. Preliminary Rounds
  4. Quarter Final Rounds
  5. Semifinal Rounds
  6. Grand Final Round

 

V. FASILITAS

Fasilitas yang dibutuhkan dalam SIHEEDC dan SIHEADC disiapkan oleh panitia. Berikut adalah daftar sarana/prasarana yang wajib dipenuhi dalam pelaksanaan perlombaan.

 

A. Ruangan

  1. Dua ruang besar/hall yang digunakan untuk debaters’ hall dan adjudicators’ hall. Kapasitas debaters’ hall adalah untuk 250 orang Masing-masing hall dilengkapi LCD.
  2. Ruang-ruang kecil. Disesuaikan dengan jumlah Preliminary Rounds yang diadakan.
  3. Ruang untuk panitia.

B. Alat

  1. Lap Top / computer untuk ruang debater dan adjudicator.
  2. Sound system.

 

VI. PENGHARGAAN DAN PENUTUP

A. Penghargaan

Penghargaan di SIHEEDC dan SIHEADC adalah sebagai berikut:

  1. Sertifikat
  2. Medali

 

B. Penutup

Buku panduan SIHEEDC dan SIHEADC ini diharapkan dapat membantu pelaksanaan lomba debat bahasa Inggris antar mahasiswa PTAIN se-Indonesia. Buku panduan ini memuat materi pedoman pelaksanaan SIHEEDC dan SIHEADC. Dengan menggunakan sistem yang sama dengan sistem perlombaan di tingkat dunia (WUDC), diharapkan kualitas tim debat Indonesia akan semakin meningkat dan mampu bersaing di tingkat Internasional.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lampiran :

 

Peraturan Lomba Debat Bahasa Inggris

Antar Peguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN)

Sistem Parlementer Inggris Berdasarkan Peraturan

World University Debating Championship[1]

 

Bagian 1—Pendahuluan

1.1.  Format Debat

 

1.1.1.      Satu debat terdiri atas empat tim  yang masing-masing beranggota dua orang. Terdapat pula moderator dan time keeper yang akan memandu debat dan menghitung waktu pidato dan dewan Adjudicator yang terdiri atas 3 atau 5 orang.

1.1.2. Empat tim tersebut terdiri atas anggota-anggota sebagai berikut:

  1. Opening Government.

-       Prime Minister

-       Deputy Prime Minister

  1. Opening Opposition.

-       Leader of Opposition

-       Deputy Leader of Opposition.

  1. Closing Government.

-       Member for The Government.

-       Government Whip.

  1. Closing Opposition.

-       Member for The Opposition.

-       Opposition Whip.

 

1.1.3. Para anggota akan menyampaikan pidato mereka dengan urutan sebagai berikut:

            (1) Prime Minister;

            (2) Leader of opposition;

            (3) Deputy Prime Minister;

            (4) Deputy Leader of opposition;

            (5) Member of Government;

            (6) Member of Opposition;

            (7) Government Whip;

            (8) Opposition Whip.

 

1.1.4.   Panjang pidato masing-masing anggota adalah tujuh menit. Mereka juga harus mengajukan pertanyaan (points of information) ketika anggota Tim lawan sedang menyampaikan pidatonya.

 

1.2.            Topik (motion)

1.2.1.      Motion harus dituliskan secara jelas dan tidak ambigu.

1.2.2. Motion harus mencerminkan bahwa Lomba Debat antar Universitas di Indonesia adalah sebuah kegiatan bertaraf nasional, yang pemenangnya dipersiapkan untuk mengikuti World Universities Debating Championship.

 

1.3.      Persiapan

1.3.1        Debat dimulai setelah 15 menit case building.

1.3.2        Semua tim harus sudah berada di tempat Debat lima menit sebelum Debat dimulai.

1.3.3        Para anggota diperkenankan mengunakan materi yang berupa cetakan seperti buku, jurnal, koran, majalah, selama persiapan (case building). Penggunaan alat elektronik (laptop, handphone, video tape, kalkulator, dll) tidak diperkenankan baik selama persiapan maupun ketika debat berlangsung.

1.4.         Points of Information ( PoI)

1.4.1        PoI boleh diajukan kepada anggota yang sedang berpidato antara menit pertama hingga menit keenam pidato (yang panjangnya tuju menit).

1.4.2        Untuk mengajukan PoI, seorang angota harus berdiri, mengangkat satu tangan ke atas sementara tangan yang lain dijulurkan ke arah anggota yang sedang berpidato. Anggota yang mengajukan PoI kemudian menyatakan bahwa ia ingin meminta “Point of Information” atau istilah lain yang bermakna sama.

1.4.3        Anggota yang sedang berpidato boleh menerima atau menolak PoI tersebut..

1.4.4        Pengajuan PoI tidak boleh lebih dari15 detik.

1.4.5        Anggota yang sedang berpidato boleh meminta agar angota yang mengajukan PoI duduk, jika sudah dapat terdengar dengan jelas dan dapat dipahami.

1.4.6        Para anggota harus berusaha untuk menjawab paling sedikit dua PoI selama pidato mereka. Sebaliknya, mereka juga harus mengajukan PoI ketika Tim lawan sedang berpidato.

1.4.7        PoI harus dinilai sesuai dengan butir 3.3.4 dari peraturan ini.

1.4.8        Pengajuan PoI tidak berdasarkan urutan dan tidak membedakan anggota.

 

1.5.         Pengaturan Waktu Pidato

1.5.1        Lama pidato untuk masing-masing anggota adalah tujuh menit (yang akan ditandai dengan dua pukulan ke meja oleh Moderator). Pidato yang lebih lama dari tujuh menit lima belas detik akan mengurangi nilai.

1.5.2        PoI hanya boleh diajukan setelah menit pertama dan sebelum menit ke tujuh pidato (yang masing-masing akan ditandai dengan satu pukulan ke meja oleh Moderator).

1.5.3        Pencatatan waktu pidato adalah tanggung jawab Moderator (Speaker of the House).

1.5.4        Jika Moderator tidak ada, Ketua Adjudicator bertanggung jawab atas pencatatan waktu pidato.

 

1.6.         Peniliaan (adjudication)

1.6.1        Pada babak penyisihan, debat harus dinilai oleh panel yang paling sedikit terdiri atas tiga orang adjudicator.

1.6.2        Pada babak perempat final, semi final dan final debat harus dinilai oleh panel yang paling sedikit terdiri atas lima orang adjudicator.

1.6.3        Setelah Debat selesai para adjudicator  harus bersidang dan menilai semua Tim dengan memberi peringkat pertama hingga terakhir (lihat Bagian 5; Penjurian)

1.6.4        Setelah babak penyisihan selesai, adjudicator harus menyampaikan penjelasan atas peilaian mereka. Penjelasan ini harus disampaikan sesuai dengan butir 5.5 dari peraturan ini.

 

Bagian 2-Definisi

2.1.            Definisi

2.1.1.      Definisi harus menyebutkan  perihal yang akan diperdebatkan yang timbul dari motion dan menjelaskan pengertian berbagai istilah di dalam motion yang membutuhkan interpretasi.

2.1.2.      Prime Minister harus memberikan definisi tersebut pada awal pidatonya.

2.1.3.      Definisi tersebut harus:

  1. mempunyai kaitan yang jelas dan logis dengan motion- ini berarti bahwa orang    awam yang logis dapat menerima kaitan antara motion dengan defines yang dibuat oleh anggota debat (definisi yang tidak mempunyai kaitan logis sering disebut sebagai “squirrel”);
  2. tidak mengambang (not self-proving)-sebuah definisi dianggap mengambang ketika tidak ada kejelasan apakah permasalahan yang dibicarakan harus atau tidak harus dilakukan dan tidak ada rebuttal yang masuk akal. Sebuah definisi juga mungkin dianggap menagambang ketika tidak ada dan tidak ada rebuttal yang masuk akal (definisi seperti ini sering disebut sebagai “truisms”)
  3. Tidak merekayasa latar-waktu-ini berarti bahwa debat harus beralatar waktu masa kini dan definisi yang dibuat tidak boleh mengambil latar waktu di masa lampau atau masa depan.
  4. Tidak merekayasa latar tempat secara tidak adil-ini berarti bahwa definisi yang dibuat tidak boleh mempersempit cakupan debat ke wilayah geografis atau politik tertentu yang secra logis tidak diketahui oleh seorang peserta debat.

 

 

Bagian 3

3.1 Extension

3.1.1 Extension adalah argument baru atau analisis baru terhadap argument yang telah tersedia di dalam debat.

3.1.2 Extension merupakan kewajiban yang harus di sampaikan untuk Closing Team yaitu Closing Government dan Closing Government.

3.1.3 Extension disampaikan oleh member of government dan member of opposition

3.1.4 Pada opening debate yaitu Opening Government dan Opening Opposition Extension disampaikan oleh Deputy prime minister dan Deputy leader of opposition.

3.1.5 Extension tidak boleh disampaikan oleh Government Whip dan Opposition Whip

3.2 Rebuttal

3.2.1 Rebuttal adalah sanggahan yang diberikan seorang speaker terhadap speaker lawan yang sebelumnya menyampaikan pidato.

3.2.3 Rebuttal diberikan spesifik terhadap argument-argumen yang disampaikan oleh speaker lawan yang sebelumnya menyampaikan pidato.

3.2.4 Rebuttal idealnya disampaikan paling banyak 5 menit dalam total 7 menit waktu berbicara.

3.2.5 Rebuttal harus diberikan karena rebuttal masuk kedalam penilaian adjudicator dalam melihat bagaimana sebuah tim menyanggah argument-argumen yang diberikan lawannya.

3.2.6 Untuk Closing Team, rebuttal wajib diberikan terhadap Opening team dan Closing team contoh: Closing Government harus memberikan rebuttal kepada Oppening Opposition dan Closing Opposition.

 

 

 

Bagian 4- Matter       

4.1.      Definisi matter

4.1.1.   Matter adalah isi pidato, argumen-argumen yang digunakan oleh seorang anggota debat untuk membahas permasalahan dan meyakinkan penonton.

4.1.2.   Matter mencakup argument dan penjelasan logis, contoh, studi kasus, fakta dan materi-materi lain yang memungkinkan berlangsungnya pembahasan masalah.

4.1.3    Matter  mencakup materi-materi positif (atau substantive) dan rebuttal (argume-argumen yang khusus ditujukan untuk melawan argument-argumen tim lawan). Pengajuan PoI termasuk dalam matter.

 

4.2       Unsur-unsur matter

4.2.1.   Matter harus relevan, logis, dan konsisten.

4.2.2.   Matter harus relevan, berarti harus berkaitan erat dengan perihal yang diperdebatkan. Materi-materi positif harus mendukung kasus yang sedang diangkat dan rebuttal harus melawan materi yang dikemukan oleh tim lawan. Para anggota harus mementingkan dan mebagi waktu untuk isu-isu perdebatan yang dinamis.

4.2.3.   Matter harus logis. Argumen-argumen harus dibangun secara logis agar jelas dan masuk akal dan meyakinkan. Kesimpulan dari seluruh argument harus mendukung kasus yang dikemukakan oleh angota yang bersangkutan

4.2.4    Matter harus konsisten. Seluruh angota harus memastikan konsistensimatter yang mereka kemukakan dalam pidato mereka, tim mereka dan anggota-anggota debat debat lain yang berada di pihak mereka (dengan empertimbangkan butir 2.3.4, 2.3.5 atau 2.3.6 dari peraturan ini).

4.2.5    Semua anggota harus mengemukakan matter yang positif (kecuali dua anggota debat terakhir) dan semua anggota harus menyampaikan rebuttal (kecuali anggota debat yang pertama). Government Whip boleh memilih untuk menyampaikan matter yang positif.

4.2.6    Semua anggota harus berusaha untuk menjawab sedikitnya dua PoI selama pidato mereka dan mengajukan selama pidato tim lawan.

 

4.3       Menilai matter

4.3.1.   Matter yang dikemukakan harus bersifat persuasive. ‘Semua unsur matter’ harus mempermudah adjudicator untuk menilai tingkat persuasi dan kredibilitas matter yang dikemukakan.

4.3.2    Matter harus dinilai berdasarkan sudut pandang orang kebanyakan yang masuk akal. Para adjudicator harus menganalisis matter yang dikemukakan dan menilai tingkat persuasinya, dengan mengabaikan pengetahuan seorang ahli yang mungkin mereka miliki tentang permasalahan yang diperdebatkan.

4.3.3.   Para adjudicator  tidak boleh membuat penilaian berdasarkan prasangka. Semua angota debat tidak boleh diskriminasi berdasarkan agama, jenis kelamin, ras, warna kulit, preferensi seksual, usia, status sosial atatu cacat tubuh.

4.3.4.   PoI harus dinilai berdasarkan damapaknya terhadap tingkat persuasi kasus yang dikemukakan baik oleh anggota yang mengajukan  PoI maupun anggota yang menjawab.

 

Bagian 4-Manner

4.2  Definisi manner

4.2.1        Unsur-unsur gaya mencakup kontak mata, modulasi suara, gerak tangan, bahasa, pengunaan catatan dan unsur-unsur lain yang dapat mempengaruhi tingkat efektifitas pidato seorang anggota debat.

4.2.2        Kontak mata biasanya dapat membantu seorang anggota untuk merebut simpati penonton karena akan membuat anggota tersebut terlihat lebih tulus.

4.2.3        Modulasi suara biasanya dapat membantu seorang anggota untuk merebut simpati penonton pada saat ia membuat penekanan pada argument-argumen penting dan menjaga perhatian penonton. Modulasi suara mencakup tekanan, nada dan volume suara anggota tersebut dan juga penggunaan pause.

4.2.4        Gerak tangan (gesture) biasanya dapat membantu seorang anggota untuk membuat penekanan pada argument-argumen penting. Akan tetapi, pengunaan gerak tangan yang berlebihan justru dapat menganggu dan mengurangi tingkat perhatian penonton terhadap argument-argumen tersebut.

4.2.5        Bahasa yang digunakan harus jelas dan tidak bertele-tele. Nilai argument seorang angota debat yang menggunakan bahasa yang terlalu berlebihan atau membingungkan dapat berkurang jika ia kehilangan perhatian penonton.

4.2.6        Anggota diperbolehkan untuk membuat catatan, namun sebaliknya tidak terlalu bergantung pada catatanya dan kurang memperhatikan unsure-unsur manner yang lain.

 

4.3.      Unsur-unsur Struktur

4.3.1.   Struktur terdiri atas struktur pidato anggota debat dan struktur pidato tim secara keseluruhan.

4.3.2.   Matter yang dikemukakan oleh setiap anggota harus terstruktur. Anggota yang bersangkutan harus menyusun matter-nya sedemikian rupa hingga dapat meningkatkan efektifitas pidatonya. Secara substantive pidato setiap anggota harus:

a.  menggunakan pendekatan yang konsisten terhadap permasalahan yang   sedang  diperdebatkan;

b. menyampikan matter positif jika timnya menyamaikan matter positif;

c. mencakup; pendahuluan, keimpulan dan serangkaian argumen.

d. tertib waktu sesuai dengan batasan waktu dan prioritas yang ingin          disampaikan dan memberi porsi waktu yang cukup untuk menyampaikan        matter.

4.3.3.   Matter yang dikemukakan oleh tim secara keseluruhan harus terstruktur tim tersebut harus menyusun matter sedemikian rupa hingga dapat meningkatkan efektivitas pidaro mereka. tim harus:

  1. menggunakan pendekatan yang konsisten terhadap permasalahan yang   sedang diperdebatkan;
  2. mengalokasikan matter positif kepada setiap anggota jika semua             menyampaikan matter positif;
  3. mencakup pendahuluan, kesimpulan, dan serangkaian argumen;
  4. tertib waktu sesuai dengan batasan waktu dan prioritas yang ingin          disampaikan dan memberi porsi waktu ynag cukup untuk menyampaikan       matter;

 

4.4.      Menilai manner

4.4.1.   Para adjudicator harus menilai semua unsur manner secara bersama-sama untuk menentukan tingkat efektivitas pidato seorang anggota. Para adjudicator harus menilai apakah cara yang digunakan oleh seorang anggota debat memperkuat atau justru memperlemah pidato mereka.

4.4.2.   Para adjudicator harus menyadari bahwa banyak gaya yang layak dilakukan, dan bahwa merka tidak boleh mendiskriminasi seorang anggota debat karena gaya yang dianggap tidak layak untuk debat parlementer di daerah asal mereka.

4.4.3.   Para adjudicator tidak boleh membuat penilaian berdaasrkan prasangka. semua anggota debat tidak boleh diskriminasi berdasarkan agama, jenis kelamin, ras, warna kulit, preferensi seksual, usia, status sosial atau cacat tubuh.

 

Bagian 5— Penjurian

5.1.      Peran adjudicator

5.1.1.   Semua adjudicator harus :

a)      merundingkan dan mendiskusikan debat yang dinilai dengan adjudicator lain;

b)      menentukan ranking semua tim;

c)      menentukan nilai tim yang berdebat;

d)     menentukan nilai anggota debat;

e)      menyampaikan penjelasan penjurioan kepada para anggota, dan ;

f)       melengkapi semua dokumenatsi yang diperlukan;

5.1.2.   Sidang penjurian harus berusaha untuk mencapai kesepakatan mengenai penilaian debat. oleh karena itu, semua adjudicator harus bersidang dengan semangat kerjasama dan saling menghormati satu sama lain.

5.1.3.   Semua adjudicator harus memahami bahwa masing-masing adjudicator memiliki pendapat yang berbeda atau bertentangan dengan pendapat adjudicator lain. oleh karena itu, para adjudicator harus berusaha untuk mendasari penilaian mereka pada peraturan ini untuk memperkecil subjektivitas dan memberikan pendrkatan yang konsisten dalam menilai debat.

 

5.2.      Menentukan ranking tim

5.2.1    Semua tim yang mengikuti debat harus diranking dari ranking pertama hingga ranking terakhir. Tim yang menempati ranking pertama diberi nilai 3, tim yang menempati ranking kedua diberi nilai 2, tim yang menempati ranking ketiga diberi nilai 1, tim yang menempati ranking keempat diberi nilai 0.

5.2.2.   Tim dapat memperoleh nilai 0 jika mereka tidak dapat hadir di tempat yang ditentukan selambat-lambatnya setelah waktu yang ditentukan.

5.2.3.   Tim dapat memperoleh nilai 0 jika semua adjudicator sepakat bahwa salah satu (atau lebih) anggotanya telah melecehkan anggota lain dengan menyinggung masalah agama, jenis kelamin, ras, warna kulit, daerah asal, preferensi seksual atau cacat tubuh.

5.2.4.   Para adjudicator harus bersidang menentukan ranking tim. jika kesepakatan tidak dapat diperoleh lewat musyawarah, keputusan mayoritas akan digunakan untuk menentukan ranking. jika keputusan mayoritas juga tidak dapat diperoleh, ketua dewan adjudicator berhak untuk menentukan ranking.

5.3.      Menilai dan memberi angka tim

5.3.1.   Sidang adjudicator harus mencapai kesepakatan tentang nilai yang diberikan kepada setiap tim. kemudian masing-masing adjudicator akan memberi angka tiap-tiap tim secara sendiri-sendiri sesuai skala penilaian yang sudah disepakati. jika ada anggota adjudicator yang melenceng dari nilai yang sudah disepakati, anggota tidak harus menyesuaikan nilainya dan boleh melengkapi angka penilaiannya sendiri.

 

5.3.2.   Nilai dan angka tim harus diberikan dengan interpretasi sebagai berikut

 

Nilai

Angka

Penjelasan

A.

180-200

Excellent to flawless. standar yang layak bagi tim yang bertanding di babak semi final/final. tim ini mempunyai banyak kekuatan dan sedikit, jika ada, kelemahan.  

B.

160-179

Above avarage to very good. standar yang layak dilihat atau menuju final. tim ini mempunyai kekuatan yang jelas dan beberapa kelemahan yang tidak mencolok.

C.

140-159

Avarage. Tim ini mempunyai kekuatan dan kekurangan yang kurang lebih seimbang.

D.

120-139

Poor to below avarage. tim ini jelas mempunyai masalah dan sedikit kekuatan.

E.

100-119

Very poor. Tim ini mempunyai kelemahan fundamental dan sangat sedikit, jika ada, kekuatan.

          

5.4.      Menilai anggota tim debat

5.4.1.   Setelah adjudicator menyepakati nilai yang akan diberikan kepada tiap tim, masing-masing adjudicator akan memberi angka penilaian individual bagi tiap-tiap anggota, dengan catatan angka penilaian tim secara keseluruhan masih dalam cakupan nilai yang disepakati untuk tim tersebut

5.4.2.   Angka penilaian individua harus diberikan dengan interpretasi sebagai berikut 

 

Nilai

Angka

Penjelasan

A.

86-100

Excellent to flawless. standar pidato yang layak bagi Pembicara yang bertanding di babak semi final/final.pembicara ini mempunyai banyak kekuatan dan sedikit, jika ada, kelemahan.  

B.

75-85

Above avarage to very good. standar yang layak dilihat atau menuju final. Pembicara ini mempunyai kekuatan yang jelas dan beberapa kelemahan yang tidak mencolok.

C.

70-74

Avarage. Pembicara ini mempunyai kekuatan dan kekurangan yang kurang lebih seimbang.

D.

60-69

Poor to below avarage. Pembicara ini jelas mempunyai masalah dan sedikit kekuatan.

E.

50-59

Very poor. Pembicara ini mempunyai kelemahan fundamental dan sangat sedikit, jika ada, kekuatan.

 

5.5.      Penjelasan penilaian.

5.5.1.   Diakhir kompetisi ketua adjudicator harus menyampaikan penjelasan penilaian debat. 

5.5.2.   Penilaian harus disampaikan oleh ketua adjudicator, atau jika berhalangan, oleh seorang anggota adjudicator yang ditunjuk oleh ketua.

5.5.3.   Penjelasan penilaian debat harus:

a)      menyatakan urutan ranking semua tim debat;

b)      menjelaskan alasan penentuan ranking tersebut dengan menjamin bahwa semua tim dinilai sesuai dengan alasan yang dijelaskan;

c)      memberikan komentar-komentar yang membangun kepada anggota-anggota individual jika ketua adjudicator menganggap perlu.

5.5.4.   Penyampaian penilaian tidak boleh lebih lama dari 10 menit

5.5.5.   Anggota debat boleh mendekati seorang adjudicator untuk meminta penjelasan lebih lanjut setelah penjelasan penilaian disampaikan selama dilakukan dengan sopan dan konfrontatif.[…]

 



[1] Disusun berdasarkan Panduan National University English Debating Championship (NUEDC), Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Direktorat Akademik 2010






obat perangsang wanita
03 September 2013 - 14:42:53 WIB

makasih atas infonya sangat menrik dan ariklenmya keren http://goo.gl/nqW9xa
Cari Uang Lewat Ekiosku.com
11 September 2013 - 16:50:09 WIB

Cari Uang Lewat Ekiosku.com Asiapoker77 http://newsnesia.blogspot.com/
http://goo.gl/6eZSBJ
http://newsnesia.blogspot.com/2013/06/Cari-Uang-Lewat- Ekiosku.com.html

Asiapoker77 bonus jackpot plus tiap bulan
11 September 2013 - 16:50:58 WIB

Asiapoker77 bonus jackpot plus tiap bulan Asiapoker77 http://newsnesia.blogspot.com/
http://goo.gl/6eZSBJ
http://newsnesia.blogspot.com/2013/06/Cari-Uang-Lewat- Ekiosku.com.html

Jalantikus Download Game PC Android server lokal
11 September 2013 - 16:52:45 WIB

Jalantikus.com Download Game PC dan Android Gratis Terbaru dengan server lokal Jalan Tikus
http://goo.gl/H7P4g5
http://goo.gl/q876Pg
http://goo.gl/Wqjpse

Jalantikus Download Game PC Android Gratis Terbaru
11 September 2013 - 16:53:57 WIB

Jalantikus Download Game PC Android Gratis Terbaru http://goo.gl/H7P4g5
http://goo.gl/q876Pg
http://goo.gl/Wqjpse

ITUPOKER AGEN POKER ONLINE INDONESIA TERPERCAYA
11 September 2013 - 16:55:52 WIB

ITUPOKER.COM AGEN POKER ONLINE INDONESIA TERPERCAYA ITUpoker.com
http://goo.gl/4tzWBl
http://goo.gl/2OqypC


AGEN POKER ONLINE INDONESIA TERPERCAYA ITUPOKER
11 September 2013 - 16:56:50 WIB

AGEN POKER ONLINE INDONESIA TERPERCAYA ITUPOKER ITUpoker.com
http://goo.gl/4tzWBl
http://goo.gl/2OqypC

Obat Herbal Untuk Pengobatan Jantung Bengkak
18 September 2013 - 14:02:08 WIB

makasih gant infonya, sukses selalu
obat herbal hepatitis b
23 September 2013 - 11:06:54 WIB

artikelnya bagus ya
http://tinyurl.com/poewy62
African Mango Diet
04 Oktober 2013 - 05:57:34 WIB

terima kasih banyak bozz... untuk semua yg tersaji dengan indah ini..
<< First | < Prev | 1 | 2 | 3 | ... | 63 | Next > | Last >>
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)